Dalam upaya meningkatkan kualitas pendampingan iman anak, Pengurus Sekami Paroki Santo Yoseph Naikoten menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas bagi para pembina Sekami (Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner) dan Jadi Pendamping Anak (JPA) dari 19 wilayah pada hari Sabtu 8 Agustus 2026 Pkl.10.00 wita sampai selesai, di Aula P.Blasius Fernandez SVD.
Kegiatan ini menjadi ruang bersama bagi para pembina dan kaum muda yang terlibat dalam pendampingan anak untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta metode pendampingan Sekami. Selain itu, kegiatan juga diarahkan untuk membangun keseragaman dalam penggunaan metode pembelajaran dan materi pendalaman Kitab Suci.




Kegiatan dibuka oleh RD Robin Lopez, selaku moderator, yang memberikan sambutan sekaligus peneguhan bagi para peserta.
Dalam rangkaian kegiatan, para peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, tetapi juga diajak untuk belajar melalui praktik. Salah satu bagian kegiatan adalah pembelajaran dan praktik berbagai permainan yang dapat digunakan dalam pendampingan anak. Kegiatan tersebut dipandu oleh Bpk. Adi Lamury selaku penaggungjawab Kegiatan, para suster, pembina, utusan dari Keuskupan Agung Kupang, serta sejumlah pendamping dan kaum muda.
Peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai tari dan gerak animasi yang dapat digunakan dalam kegiatan Sekami. Selain peningkatan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menyusun kembali pola pendampingan Sekami di tingkat paroki dan wilayah/Stasi. Para peserta membahas pembagian kelompok berdasarkan usia anak serta menyepakati alur kegiatan, mulai dari kegiatan pembuka, pendampingan dan permainan, pendalaman Kitab Suci, hingga doa penutup.
Dengan melibatkan pembina dari 19 wilayah, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan pola pendampingan yang lebih terarah dan seragam. Kesamaan metode dan materi diharapkan membantu para pembina memberikan pengalaman pembelajaran iman yang lebih baik, menarik, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.








Kegiatan tersebut sekaligus juga menegaskan pentingnya peran kaum muda sebagai Jadi Pendamping Anak (JPA). JPA adalah kaum muda yang sudah selesai sebagai anak Sekami dan digerakan sebagai Pendamping Anak. Bersama para pembina dan pendamping lainnya, JPA diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana pendampingan yang kreatif, komunikatif, dan dekat dengan dunia anak.
Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, Paroki Santo Yoseph Naikoten berupaya memperkuat pelayanan pastoral anak sekaligus membangun sinergi antara para pembina, kaum muda, para suster dan pihak KAK dalam mendampingi pertumbuhan iman anak-anak.
Salam dan semangat melayani anak-anak Gereja.