Umat Paroki St. Yoseph Naikoten Kupang mengikuti Perayaan Ekaristi Hari Raya Tritunggal Mahakudus pada Minggu, 31 Mei 2026.
Misa keempat dari enam kali perayaan Ekaristi yang dijadwalkan, dipimpin oleh RD Jhon Rusae didampingi Diakon dan diiringi oleh Paduan Suara (PS) Santo Yoseph.












Perayaan Ekaristi yang berlangsung pada pukul 09.00 WITA ini merupakan bagian dari rangkaian misa Hari Raya Tritunggal Mahakudus yang telah dimulai sejak Sabtu, 30 Mei 2026. Umat memadati gereja untuk mengikuti perayaan yang menjadi salah satu hari raya penting dalam kalender liturgi Gereja Katolik.
Dalam homilinya, RD Jhon Rusae menekankan pentingnya umat Katolik menghayati kehadiran Allah Tritunggal Mahakudus dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, penghayatan iman kepada Bapa, Putra, dan Roh Kudus tidak hanya diwujudkan dalam perayaan liturgi, tetapi juga dalam praktik iman yang dilakukan setiap hari.
“Kehadiran Tritunggal Mahakudus perlu kita hayati dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika kita membuat tanda salib atau ketika kita mengucapkan Doa Aku Percaya,” ungkap RD Jhon di hadapan umat.
Ia mengajak umat untuk menyadari bahwa berbagai doa dan tindakan liturgis yang dilakukan dalam kehidupan Gereja selalu mengarahkan umat pada misteri Allah Tritunggal yang menjadi pusat iman Katolik.



























Perayaan Ekaristi berlangsung dengan khidmat dan tertib hingga berakhir dengan berkat penutup pada pukul 10.10 WITA. Setelah menerima berkat penutup, umat meninggalkan gereja, mereka diutus untuk mewartakan Misteri Tritunggal Mahakudus melalui kehidupan mereka masing-masing.
Hari Raya Tritunggal Mahakudus diperingati Gereja Katolik setiap tahun pada hari Minggu setelah Hari Raya Pentakosta sebagai perayaan iman akan Allah yang satu dalam tiga Pribadi, yaitu Bapa, Putra, dan Roh Kudus.